Savemillions
  • HOME
  • ABOUT
  • HOW IT WORKS
  • DONATE
  • YAYASAN
  • NEWS
  • CONTACT
  • HOME
  • ABOUT
  • HOW IT WORKS
  • DONATE
  • YAYASAN
  • NEWS
  • CONTACT
27 Jun

Kunjungan Survey Savemillions Senin 13, Jumat 24 dan Senin 27 Juni 2016 ke Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-Langit/ Cleft Centre (1)

by Savemillions In: Kunjungan - 0 Comment

Kunjungan Survey Savemillions Senin 13, Jumat 24 dan Senin 27 Juni 2016 ke Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-Langit/ Cleft Centre (1)

YPPCBDL 17Foto 1: Cleft Centre Bandung.

YPPCBDL 12

YPPCBDL 13YPPCBDL 2

Foto 4. Dari kiri ke kanan: Dr. Ida Ayu Astuti (Ketua Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-langit) dan Dr. Syane (Terapis Wicara YPPCBL).

Bermula dari menemukan sebuah Rumah Singgah bagi para penderita celah bibir dan langit-langit yang berlokasi di Jl. Pelesiran yang merupakan pelayanan dari Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan langit-langit, maka pada hari Senin 13 Juni 2016 Savemillions melakukan kunjungan ke Yayasan pengelola Rumah Singgah ini untuk dapat mengetahui langsung dari sumber yang tepat. Kunjungan diterima oleh ibu. Syane yang kemudian mengatur pertemuan Savemillions dengan ketua Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-langit, Dr. Ida Ayu Astuti pada hari Jumat 24 Juni 2016. Kunjungan pun dilanjutkan untuk kali ketiga untuk mengetahui YPPCBL dengan lebih jelas. Kantor Yayasan tepatnya berlokasi di Cleft Centre Jl. Sekeloa Selatan 1 Bandung, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran.

Pasca kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 adalah waktu untuk mengisi kemerdekaan di bidang fisik, mental, spiritual. Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-langit (YPPCBL) juga merupakan bagian atau mata rantai dari pembangunan di Indonesia. Bandung sebagai kota perjuangan di masa revolusi ketika itu telah memiliki Institut Teknologi Bandung dan Universitas Padjajaran (UNPAD). Selain beberapa fakultas lainnya, UNPAD telah memiliki fakultas kedokteran dan kemudian berkembang dengan lahirnya fakultas kedokteran gigi.

Keprihatinan akan penderita celah bibir dan langit-langit, karena mereka memiliki permasalahan yang kompleks, sosial, ekonomi, pendidikan dan psikologis. Pada umumnya terlantar pendidikannya, kurang pergaulan/ kurang sosialisasi, rasa rendah diri, tidak terampil bekerja, tidak sehat dan kurang kemandirian hidupnya.

Menjawab keprihatinan tersebut, maka tokoh-tokoh seperti: Prof. Drg. Soeria Soemantri MPH (alm), Dr. Adjidarmo (alm) Direktur RS. Hasan Sadikin, Prof. Dr. R. Koestedjo, Prof. DR. R. Moestopo (alm), Dr. Nagar Rasyid (alm), Prof. DR. R. Soelarko Soemohatmoko, Drg. Ny. Tet Soeparwadi pada tanggal 8 Mei 1969 memprakarsai berdirinya Badan Rehabilitasi Celah Bibir dan Langit-langit sebagai wadah rehabilitasi bagi para penderitanya. Saat itu terbatas hanya di lingkungan RS. Hasan Sadikin, Fakultas Kedokteran UNPAD dan Fakultas Kedokteran gigi UNPAD.

Organisasi ini baru disempurnakan pada 25 Juni 1979 menjadi Yayasan Pembina Penderita Celah bibir dan Langit-langit, yang bergerak dalam mengemban misi kemanusiaan. Pemrakarsa utamanya adalah Prof. Drg. Soeria Soemantri MPH (alm).

Sejak tahun 1983 sampai dengan 2015 Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-langit sudah menunjukkan eksistensinya dalam kiprah kemanusiaannya dengan mengadakan bakti sosial. Bakti sosial serupa juga akan segera diselenggarakan di tahun 2016 ini. Adapun kegiatan Bakti Sosial Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit YPPCBL Sejak 1983 s/d 2015, a.l:

Tahun Lokasi Jumlah Pasien
1983 Batam 13 pasien
1985 Riau 31 pasien
1986 Batam 9 pasien
1987 Riau

Balige

Batam

34 pasien

24 pasien

7 pasien

1988 Riau

Batam

24 pasien

4 pasien

1989 RSU Tasikmalaya

Majalengka

Lampung

52 pasien

14 pasien

42 pasien

1990 Kalimantan Barat

Ketapang

18 pasien

18 pasien

1991 Irian Jaya 14 pasien
1993 RSU Cianjur

RSU Cirebon

RSU Subang

41 pasien

50 pasien

34 pasien

1994 Jambi 23 pasien
1995 RSU Sukabumi

RSU Serang

RSU Tasikmalaya

RSU  Cikotok

RSU Al-Islam

Majalengka

Ketapang

10 pasien

21 pasien

29 pasien

28 pasien

3 pasien

11 pasien

26 pasien

1996 RSU Sukabumi

RSU Serang

RSU Karawang

RSU Dustira

Ambon

19 pasien

59 pasien

30 pasien

31 pasien

37 pasien

1997 RSU Sukabumi

RSU Serang

RSU Purwakarta, Jawa Barat

RSU Lebak, Banten

RSU Tangerang

RSU  Cikotok, Banten

RSU Majalaya, Jawa Barat

Ketapang, Kalimantan Barat

36 pasien

55 pasien

16 pasien

26 pasien

17 pasien

15 pasien

3 pasien

20 pasien

1998 RS. HKBP, Balige 33 pasien
1999 RSU Sukabumi, Jawa Barat

YPAB Batam

Surabaya, Jawa Timur

Malang, Jawa Timur

5 pasien

4 pasien

7 pasien

5 pasien

2000 RSU Cianjur, Jawa Barat

RSU Serang, Banten

RS. HKBP, Balige – Sumatera Utara

32 pasien

41 pasien

50 pasien

2001 RSU Cirebon, Jawa Barat

RSU Bogor, Jawa Barat

RS. HKBP-Balige, Sumatera Utara

Lampung

52 pasien

54 pasien

34 pasien

29 pasien

2002 RSU Sukabumi, Jawa Barat

RSU Serang

RSU Tasikmalaya, Jawa Barat

RSU Purwakarta, Jawa Barat

Ketapang, Kalimantan Barat

Sintang, Kalimantan Barat

29 pasien

41 pasien

43 pasien

14 pasien

34 pasien

43 pasien

2003 Pandeglang, Banten

RSU Tasikmalaya, Jawa Barat

RSU Purwakarta, Jawa Barat

YPAB Batam

Lampung

Yogjakarta

RS. HKBP – Balige, Sumatera Utara

21 pasien

57 pasien

12 pasien

7 pasien

49 pasien

56 pasien

21 pasien

2004 RSU Serang, Banten

Pandeglang, Banten

Pandeglang, Banten

RSU Tasikmalaya, Jawa Barat

Riau

YPAB Batam

Kalimantan Timur

Kalimantan Barat

Malang, Jawa Timur

14 pasien

21 pasien

17 pasien

40 pasien

78 pasien

9 pasien

89 pasien

36 pasien

42 pasien

2005 RSU Sukabumi, Jawa Barat

RSU Subang, Jawa Barat

RSU Purwakarta, Jawa Barat

RSU Al-Islam, Jawa Barat

Kuningan, Jawa Barat

Batam

Makassar, Sulawesi Selatan

Makassar, Sulawesi Selatan

Singaraja,Bali

Bondowoso, Jawa Timur

Mataram, NTB

Mataram, NTB

Aceh

14 pasien

9 pasien

9 pasien

25 pasien

45 pasien

8 pasien

49 pasien

39 pasien

32 pasien

49 pasien

13 pasien

25 pasien

24 pasien

2006 Tulang Bawang, Lampung

Tarutung, Sumatera Utara

Mataram, NTB

Karangasem, Bali

Malang, Jawa Timur

Bondowoso, Jawa Timur

Balige, Sumatera Utara

Pandeglang, Banten

RS. Bina Husada Bogor – Jawa Barat

Pandeglang, Banten

Tasikmalaya, Jawa Barat

Tarutung, Sumatera Utara

Makassar, Sumatera Selatan

Ketapang, Kalimantan Barat

Bogor, Jawa Barat

Malang, Jawa Timur

Kuningan, Jawa Barat

69 pasien

47 pasien

61 pasien

33 pasien

44 pasien

49 pasien

58 pasien

50 pasien

66 pasien

43 pasien

49 pasien

30 pasien

41 pasien

59 pasien

55 pasien

25 pasien

22 pasien

2007 Mataram, NTB

Tulang Bawang, Lampung

RSU Sukabumi, Jawa Barat

Sintang, Kalimantan Barat

Medan, Sumatera Utara

Serang, Banten

Malang, Jawa Timur

Pelabuhan Ratu, Jawa Barat

Rangkasbitung, Banten

Bogor, Jawa Barat

Tasikmalaya, Jawa Barat

Palu

Sidikalang,Medan

Mataram

Kepanjen

Sukabumi, Jawa Barat

Mataram

52 pasien

43 pasien

51 pasien

99 pasien

35 pasien

62 pasien

50 pasien

41 pasien

79 pasien

42 pasien

31 pasien

62 pasien

65 pasien

52 pasien

47 pasien

51 pasien

73 pasien

2008 Kediri

Jombang

Pare-Pare

Sukabumi, Jawa Barat

Rangkasbitung

Mataram

Malang

Blitar

Bima

Polewali Mandar

Kediri

Bogor, Jawa Barat

45 pasien

30 pasien

47 pasien

31 pasien

54 pasien

45 pasien

44 pasien

46 pasien

63 pasien

57 pasien

51 pasien

38 pasien

2009 RS. Wava Husada  Kepanjen

RS.Atang Sendjaja  Bogor, Jawa Barat

RS.HVA Toeleongredjo  Kediri

RS. Mamuju, Sulawesi Barat

RS. Patut Patuh Patju Mataram

RSUD 45 Kuningan, Jawa Barat

RS. Atang Sendjaja Bogor, Jawa Barat

RS. Toto Kabila  Gorontalo

RSU. Bima  Bima

RS Islam St.Muniroh Tasikmalaya, Jawa Barat

Balikpapan

RSU. Serang- Banten

RS Prof. dr. H.M. Anwar Makkatutu  Bantaeng

RS. Labuang Baji Makassar

RS. Lakipadada Toraja

RS. Baptis Batu  – Malang

RS. Toto Kabila Gorontalo

55 pasien

39 pasien

39 pasien

33 pasien

49 pasien

33 pasien

21 pasien

70 pasien

46 pasien

52 pasien

21 pasien

43 pasien

43 pasien

62 pasien

26 pasien

34 pasien

33 pasien

2010 RS.Patut Patuh Patju Mataram

RSK. Budi Kasih Majalaengka

RS. Islam St.Muniroh Tasikmalaya, Jawa Barat

RS. Patut Patuh Patju Mataram

RS. PAU Halim , Jakarta

RS. Toeloengredjo, Pare -Kediri

RS. Baptis Malang

RS. Adjidarmo Rangkasbitung

RS.Bina Husada Bogor, Jawa Barat

RS Puri Medika Jakarta

RS.Larantuka Husada Flores

RS. Toto Kabila Gorontalo

RS.Prof.dr.H.M.Anwar Makkatutu Bantaeng

RS. Labuang Baji Makasasar

RSUD Cilegon Cilegon

RS. Sanggau  Sanggau

RS.Dr.Reksodiwiryo Padang

RSU Fatima Ketapang

RS. Larantuka Flores

RSUD Patut Patuh Patju Mataram

RS. Dr. Slamet Garut, Jawa Barat

RS. Polewali mandar , Sulawesi Barat

66 pasien

22 pasien

20 pasien

49 pasien

15 pasien

45 pasien

22 pasien

33 pasien

22 pasien

13 pasien

34 pasien

20 pasien

30 pasien

61 pasien

21 pasien

72 pasien

111 pasien

43 pasien

6 pasien

54 pasien

35 pasien

39 pasien

2011 RS. Advent, Manado

RSU Malingping, Banten

RSU Permata Bunda Tasikmalaya, Jawa Barat

RSU. Tanjung Uban, Kepulauan Riau

RS Mekar Arum Subang, Jawa Barat

RSUD Cilegon, Banten

RSK Budi Kasih Majalengka

RS. Family Medical Center Bogor, Jawa Barat

RSU Ade Mochamad Djoen, Sintang

RS. Kalooran, Manado

RS. Sam Ratulangi, Manado

Baptis Batu, Malang

RS.Nene Mallomo, Sidrap

RSUD. Puri Husada,Tembilahan

RSU St Hajar, Medan

RSUD Patut Patuh Patju, Mataram

Rumkit TK.IV 01-07-05 Bukit Tinggi

52 pasien

23 pasien

40 pasien

24 pasien

19 pasien

19 pasien

17 pasien

24 pasien

41 pasien

20 pasien

41 pasien

21 pasien

42 pasien

74 pasien

13 pasien

45 pasien

57 pasien

2012 RS. Permata Bunda, Tasikmalaya

RS. Lanud Sam Ratulangi, Manado

RS Ahmad Diponegoro, Kapuas Hulu

RS. Sultan Immanudin, Pangkalan Bun

Sukabumi, Jawa Barat

RS. Nene Mallomo Sidrap, Sulawesi Selatan Serang

RS. Family Medical Center,Bogor, Jawa Barat

RS. Melawi , Kalimantan Barat

Jakarta

Sanggau

Kefamenanu

RS. Pertamina Prabumulih – Palembang

RS. Prof. Dr. Sudjono Selong – Lombok Timur

RSUD Pacitan – Jawa Timur

RSUD Pemangkat Sambas – Kalbar

RSU Dr.R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga

52 pasien

30 pasien

34 pasien

16 pasien

15 pasien

19 pasien

24 pasien

31 pasien

15 pasien

5 pasien

38 pasien

18 pasien

39 pasien

39 pasien

19 pasien

21 pasien

17 pasien

2013 RS Sungai Dareh Kab Dharmasraya SumBar

RSUD Prof.Dr. M.A. Hanafiah Tanah Datar

RSU. Singaraja, Bali

RS. Islam Hj. Siti Muniroh, Jawa Barat

RS. Agoesdjam, Ketapang -Kalbar

RS Lanud Sam Ratulangi, Manado

RS Fatima Ketapang – Kalbar

RSUD. Dr. Achmad Diponegoro, Kapuas Hulu

RS Medika Dramaga Bogor, Jawa Barat

RS.Rem 062 Guntur, Garut, Jawa Barat

RS. Permata Bunda, Tasikmalya, Jawa Barat

RSU Sekadau – Kalimantan Barat

RSU Sanggau – Kalimantan Barat

RS. Mekar Arum, Subang, Jawa Barat

RSU Dr.R.Sudjono, Selong – Lombok Timur

RST. Wijayakusuma,Purwokerto- Jawa Tengah

RSUD dr. M. Yunus Bengkulu

20 pasien

25 pasien

25 pasien

47 pasien

31 pasien

19 pasien

35 pasien

15 pasien

16 pasien

42 pasien

30 pasien

23 pasien

13 pasien

22 pasien

22 pasien

23 pasien

23 pasien

2014 RSUD Cendrawasih, Ambon

RSUD Brebes, Jawa Tengah

RSUD Banten, Banten

RSUD Dr. H. Marsidi Judono, Belitung

RSUD Maumere

RSUD Kupang

RST Kartika Husada, Kubu Raya-KalBar

RS Bhayangkara, Sukabumi

RSUD Sekadau, Kalimantan Barat

RS. Sari Asih, Serang – Banten

RSUD. Atambua & RSUD Kupang, RSUD. Banten, Banten

RSU. Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat

RSIA. Mutiara Hati, Subang

RSI. Siti Muniroh, Tasikmalaya

RSUD Rubini, RSUD Ketapang dan RST Kartika Husada, Kalimantan Barat

RST. Sam Ratulangi, Manado

RSUD Ade Muhamad Djoen, Sintang

RST. Wijajakusuma, Purwokerto

RSUD. Soe, Nusa Tenggara Timur

14 pasien

11 pasien

17 pasien

15 pasien

36 pasien

13 pasien

11 pasien

10 pasien

23 pasien

46 pasien

 

13 pasien

37 pasien

18 pasien

45 pasien

34 pasien

 

27 pasien

22 pasien

27 pasien

25 pasien

2015 RSUD Brebes, Jawa Tengah

RSU Imelda Pekerja Indonesia, Medan-Sumut

RSUD Toto Kabila, Gorontalo

RSUD Kota Mataram, NTB

RST Wijayakusumah, Purwokerto

RSIA Asri, Subang-Jawa Barat

RSUD Ciawi, Bogor

RSU Sanger

RSUD Liun Kendage dan RST Sam Ratulangi

RSU Sidikalang, Sumatara Barat

RSU PKBI Samarinda KalTim

RS Biomedika – Mataram

RST Robert Wolter Mongisidi Teling – Manado

RSUD Cendrawasih Dobo – Ambon & RSU Hati Kudus Langgur Tual – Ambon

RSUD SK Lerik – Kupang

RS Datoe Binangkang, Kota Mubagu

RSUD Dr. Achmad Dipenogoro dan RSUD Sultan Syarif M Alkadrie

RST. Guntur, Garut

RS. Siti Muniroh, Tasikmlaya

RST. Wijajakusumah, Purwokerto

RS. Mutiara Hati

 

2 pasien

28 pasien

31 pasien

26 pasien

14 pasien

13 pasien

11 pasien

35 pasien

32 pasien

28 pasien

18 pasien

36 pasien

24 pasien

21 pasien

 

22 pasien

8 pasien

29 pasien

34 pasien

28 pasien

41 pasien

11 pasien

 

Total jumlah pasien yang sudah dioperasi di Bandung dan luar kota Bandung s/d th 2013 adalah 15.620

Ketika Savemillions melakukan kunjungan kali ke-tiga ke YPPCBL, Rumah Singgah YPPCBL di Jl. Pelesiran menjadi tujuan utama, karena tempat tersebut merupakan wadah bagi YPPCBL menampung para penderita celah bibir dan langit-langit yang datang dari luar kota Bandung. Sayangnya tidak ada satupun pasien yang bisa dijumpai, rumah singgah sedang dalam keadaan kosong. Ini tentunya ada kaitannya dengan bulan Ramadhan yang akan segera berakhir dan akan tibanya hari raya besar bagi umat Islam “Idul Fitri”. Menurut keterangan dari penjaganya diketahui bahwa mereka akan kembali ke Bandung untuk berobat pasca Idul Fitri. Dan itulah saatnya untuk melihat secara langsung para penderita celah bibir dan langit-langit.

YPPCBDL 35

YPPCBDL 36YPPCBDL 40YPPCBDL 34YPPCBDL 47YPPCBDL 44YPPCBDL 46YPPCBDL 28YPPCBDL 20YPPCBDL 21YPPCBDL 23YPPCBDL 27YPPCBDL 30YPPCBDL 31YPPCBDL 26YPPCBDL 25YPPCBDL 24

Tugas dari Dr. Syane adalah sebagai seorang Terapis Wicara, beliau sehari-hari berkantor di Cleft Centre. Mengenai Terapi Wicara dijelaskan sebagai berikut: Merupakan tindakan perawatan yang dilakukan untuk menangani kelainan dan kelancaran bicara. Tujuannya adalah menghilangkan atau mengurangi suara sengau (hipernasal) dan memperbaiki gangguan pengucapan, sehingga pasien mampu berbicara dan berkomunikasi (verbal) dengan baik.

Masalah bicara (speech problem) pada penderita celah bibir dan langit-langit (bibir sumbing) tumbuh dan berkembang, mereka sangat membutuhkan latihan bicara (Speech Therapy karena beberapa hal yang dialami, a.l: (1). Kesalahan di dalam perkembangan bicara sebelum dilakukan penutupan celah bibir dan langit-langit, (2). Apabila tidak dilakukan penutupan bagian belakang dari langit-langit, yaitu penutupan langit-langit lunak (lak-lakan), selama berbicara udara dan bunyi-bunyi masuk ke dalam rongga hidung. (3). Celah langit-langit menyebabkan udara lepas ke rongga hidung pada saat berbicara , sehingga kualitas bunyi suara menjadi sangau (nasal). (4). Masalah gigi harus diperhatikan, sehingga tidak mengalami kesulitan menghasilkan bunyi-bunyi huruf (konsonan) yang membutuhkan gerak lidah dan gigi seperti huruf. (5). Masalah telinga (pendengaran) harus diperhatikan pula, sehingga anak dapat mendengar bunyi-bunyi bicara dengan jelas dan baik dan tidak mengalami infeksi dan pengeluaran cairan.

Mengapa terapi wicara begitu penting? Dijelaskan sebagai berikut: Perkembangan bicara dari anak penderita celah bibir dan langit-langit penting sekali diperhatikan, karena ada estetik dan fungsi berbicara yang tidak jelas dan itu mempengaruhi kualitas hidup mereka. Demikian hasil survey kunjungan Savemillions. – (Savemillions)

Share

Butuh Website dan Aplikasi?


Savemillions

Phone : 081291676580
Email : [email protected]

Incorporated By Law No :
AHU-09452.50.10.2014
Under Ministry of Law & Human Rights Republic Indonesia.

Follow Us

 

 
 

  • HOME
  • ABOUT
  • CONTACT
  • TERMS & CONDITION

© Copyright 2017-2021 Savemillions.org , Developed by NetDesain

X